KOPRI PB PMII Gandeng Lampintar Paripurna, Siapkan Generasi Muda Melek Kesehatan dan Bersertifikat Kemenkes!

KOPRI.ID - Dalam upaya meningkatkan kapasitas kader muda di bidang kesehatan, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PB PMII) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Diklat Lampintar Paripurna.

Penandatanganan berlangsung di Klinik Manar26, Depok, dihadiri oleh dr. M. Makky Zamzami, MARS, perwakilan dari Lampintar Paripurna, serta Wulansari, Ketua KOPRI PB PMII.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelatihan bersertifikat kompetensi Non SKP dan SKP Kemenkes RI yang menyasar mahasiswa dan kader muda di seluruh Indonesia.

Kerja sama tersebut juga merujuk pada UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Keputusan Dirjen Tenaga Kesehatan Nomor 02.02/F/2296 Tahun 2022 tentang pedoman akreditasi dan registrasi pelatihan bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, dr. Makky menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama ini sebagai wujud nyata sinergi antara lembaga pelatihan profesional dan organisasi kemahasiswaan.

“Kami berharap kerja sama ini melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif secara intelektual, tetapi juga terampil dan siap membantu masyarakat di bidang kesehatan,” ujarnya.

Ketua KOPRI PB PMII, Wulansari, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan komitmen KOPRI untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kader perempuan di seluruh Indonesia.

“KOPRI tidak hanya ruang perjuangan ide, tapi juga pusat peningkatan kapasitas perempuan muda yang kompeten dan siap bersaing di berbagai bidang, termasuk kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Dwi, Penanggung Jawab Penyelenggaraan Pelatihan dari Bidang Kesehatan KOPRI PB PMII, menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya pelatihan perdana tersebut.

“KOPRI menjadi pelopor di antara organisasi mahasiswa dalam menyelenggarakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar bersertifikat Non SKP dan SKP Kemenkes RI. Ini langkah konkret dan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kerja sama ini menjadi fondasi untuk penyelenggaraan berbagai pelatihan kesehatan yang terstruktur, terukur, dan diakui secara resmi, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta.

Program ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikasi kompetensi di bidang kesehatan.

Inisiatif ini juga menegaskan peran KOPRI PB PMII sebagai organisasi yang adaptif terhadap tantangan zaman dan berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang sehat, tanggap, dan berdaya.**