Resmi Diluncurkan! Ahmad Zabidi Ungkap Alasan Kemenkop RI Mendukung Koperasi Inspirasi KOPRI

KOPRI.ID - Dalam acara yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta dan KOPRI secara resmi meluncurkan Program Koperasi Inspirasi, sebuah langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan PMII pada Rabu (10/12). 

Puncak Harlah ke-58 KOPRI PB PMII tak hanya menjadi selebrasi sejarah panjang gerakan perempuan, tetapi juga menandai lahirnya tonggak baru pemberdayaan ekonomi kader perempuan.

Peluncuran tersebut dikukuhkan secara langsung oleh Sekretaris Menteri Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabidi, yang hadir mewakili Menteri Koperasi RI.

Dalam sambutannya, Ahmad Zabidi menyampaikan permohonan maaf dari Menteri Koperasi RI yang berhalangan hadir. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bersama staf khusus Kemenkop merupakan bentuk kedekatan emosional dengan PMII.

“Kami ucapkan selamat ulang tahun untuk KOPRI ke-58. Banyak tokoh besar lahir dari rahim KOPRI, dan hari ini kita saksikan sendiri, salah satunya Bu Luluk. Perjalanan 58 tahun ini bukan main Ahmad menekankan bahwa KOPRI adalah pilihan tepat untuk langkah strategis negara dalam pemberdayaan perempuan.

“Kami merasa tidak salah tempat memilih KOPRI. KOPRI punya massa, potensi, dan energi yang luar biasa. Perempuan KOPRI tidak cukup hanya bergerak di politik saja itu terlalu sempit dan sering membuat kita saling bertabrakan. KOPRI harus masuk ke ruang ekonomi, ruang produksi, ruang kesejahteraan. Dan pembentukan Koperasi Inspirasi KOPRI adalah jawabannya,” tegasnya.

Ahmad Zabidi menilai nama koperasi ini mencerminkan visi besar KOPRI.

“Dari namanya saja sudah kelihatan Inspirasi Berkarya. Ada pesan inklusif, besar, terbuka. KOPRI ingin membangun ekosistem perempuan kuat untuk mewujudkan Indonesia hebat dan Indonesia emas,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat amanah untuk membersamai proses panjang pembangunan koperasi ini, termasuk pembinaan, pendampingan kelembagaan, hingga pemetaan strategi bisnis koperasi perempuan.

Zabidi mengingatkan bahwa KOPRI tidak perlu belajar ke luar negeri untuk memulai koperasi kuat.

“Koperasi terbesar di Indonesia itu banyak yang lahir dari NU. Koperasi Sidogiri dari Pondok Pesantren Sidogiri itu salah satunya, asetnya triliunan rupiah,” tuturnya.

Ia memaparkan sejumlah contoh koperasi yang bisa menjadi rujukan Koperasi Nusa Umat Sejahtera (NUS), Semarang aset 2,1 triliun rupiah dan Koperasi NUS, Bangkalan  aset 1,3 triliun rupiah

“Artinya, Koperasi KOPRI tidak perlu belajar jauh. Tinggal magang ke koperasi-koperasi NU yang sudah terbukti sukses,” katanya.

Menutup sambutannya, Ahmad Zabidi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan harapan besar bagi KOPRI.

“Kami berharap koperasi ini bisa menjadi rumah ekonomi yang menampung potensi-potensi besar kader perempuan. KOPRI punya energi, punya tradisi, dan punya jaringan. Tinggal dikonsolidasikan, insyaAllah akan menjadi kekuatan ekonomi perempuan yang diperhitungkan.”

Peluncuran Koperasi Inspirasi KOPRI ini menjadi bagian penting dari rangkaian Harlah ke-58, menegaskan bahwa perempuan PMII kini bergerak tidak hanya dalam advokasi dan kepemimpinan, tetapi juga mengambil peran konkret dalam pertumbuhan ekonomi kolektif Indonesia.**