Mengenal Lebih Dekat Jihan Nurlaela, Tokoh Inspiratif KOPRI 2025 Ingatkan Tiga Hal Ini untuk Semua Perempuan
KOPRI.ID - Puncak peringatan Hari Lahir (HARLAH) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) ke-58 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 10 Desember 2025 menjadi panggung penghargaan bagi salah satu figur perempuan muda yang tengah bersinar Jihan Nurlaela, Wakil Gubernur Lampung.
Pada acara penuh refleksi dan apresiasi tersebut, Jihan resmi dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif 2025 KOPRI of The Year untuk kategori “Pemimpin Perempuan Termuda Inspiratif KOPRI”. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam memperkuat peran perempuan di ruang publik, serta kiprahnya menembus struktur pemerintahan sebagai salah satu pemimpin perempuan termuda pada level daerah.
Jihan Nurlaela dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang konsisten memperjuangkan isu-isu pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pembangunan daerah berbasis inklusi. Sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung, Jihan telah aktif berkiprah dalam berbagai organisasi kepemudaan dan perempuan, termasuk lingkungan PMII.
Gaya kepemimpinannya yang tenang, solutif, dan dekat dengan masyarakat menjadi ciri khas yang membedakannya di tengah dinamika politik daerah. Figur Jihan kerap dijadikan contoh bahwa perempuan muda mampu menembus posisi strategis tanpa meninggalkan identitas dan karakter asli yang melekat pada dirinya.
Dalam sambutan penuh makna, Jihan menyampaikan tiga poin penting soal kepemimpinan perempuan.
“Perempuan bisa memimpin tanpa harus kehilangan sifat lembutnya, perempuan bisa memimpin tanpa harus menghilangkan keibuannya, dan perempuan bisa menjadi pemimpin tanpa harus kehilangan jati dirinya.”
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan ratusan peserta HARLAH KOPRI ke-58. Jihan menegaskan bahwa perempuan tidak perlu meniru gaya kepemimpinan maskulin untuk diakui. Justru, keberanian menjadi diri sendiri lembut, empatik, dan memiliki perspektif keibuan adalah kekuatan yang membuat kepemimpinan perempuan relevan dan penting dalam pengambilan kebijakan.
Acara puncak HARLAH KOPRI di TIM berlangsung meriah dengan diskusi, penganugerahan tokoh, dan refleksi perjalanan panjang organisasi perempuan di tubuh PMII. Penghargaan bagi Jihan tidak hanya menjadi pengakuan atas kiprahnya, tetapi juga simbol komitmen KOPRI untuk terus mendorong lahirnya pemimpin perempuan muda yang memiliki integritas dan visi besar.
Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi perempuan Indonesia untuk semakin percaya diri mengambil peran strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional.**